Indonesia merupakan salah satu negara yang menghasilkan padi dalam jumlah besar. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2009 produksi padi Indonesia sebesar 64.329.329 ton, meningkat sekitar 4 juta ton dibandingkan dengan tahun 2008 yang sebesar 60.325.925 ton. Beras merupakan kebutuhan yang paling utama bagi masyarakat Indonesia.
Salah satu wujud dari pengembangan agroindustri beras adalah berdirinya unit-unit penggilingan padi. Peran unit penggilingan padi cukup penting untuk memenuhi kebutuhan akan beras. Ketika musim panen belum tiba unit penggilingan padi tetap dituntut untuk berproduksi setiap hari. Untuk menanggulangi itu unit pengilingan padi membeli gabah dari daerah-daerah sentra produksi padi yang sedang panen.
Kecamatan Widasari memiliki 72 unit penggilingan padi (2010) yang terdiri dari penggilingan padi skala kecil, menengah, dan besar. penggilingan padi skala kecil adalah penggilingan yang memiliki 1 husker dan 1 polisher, kemudian yang termasuk penggilingan padi skala menengah adalah penggilingan yang memiliki 2 husker dan 2 polisher, dan yang termasuk penggilingan padi skala besar adalah penggilingan yang memiliki lebih dari 2 husker dan 2 polisher.
Pasokan bahan baku unit penggilingan padi skala kecil, menengah, dan besar di Widasari berasal dari Indramayu dan luar Indramayu. Pasokan bahan baku unit penggilingan padi skala kecil, menengah, dan besar saat musim panen dapat dikatakan seluruhnya berasal dari Indramayu, baik dari Kecamatan Widasari sendiri maupun kecamatan-kecamatan lain di seluruh Indramayu. Musim paceklik saat bahan baku di Indramayu sudah langka dan harganya tinggi, unit penggilingan padi skala kecil, menengah, dan besar mencari bahan baku keluar Indramayu.
Sumber pasokan bahan baku di luar Indramayu berasal dari Jawa Barat (Karawang, Majalengka, Subang, dan Kadipaten), Banten (Serang), dan Jawa Tengah (Demak, Solo, Kudus, Purwodadi, dan Cilacap). Karawang (3,4% dan 5,35%) merupakan daerah pasokan bahan baku di luar Indramayu yang terbanyak pada unit penggilingan padi skala kecil dan menengah, sedangkan pada unit penggilingan padi skala besar daerah pasokan bahan baku di luar Indramayu terbanyak berasal dari Demak (1,5%).